Kita sering menyaksikan kucing menjilati seluruh badannya terutama sehabis makan dan waktu istirahat. Itulah cara merekamembersihkan dirinya sendiri. Walupun demikian kucing memerlukan bantuan manusia agar bulunya terawat dengan baik dan senantiasa tampak cantik. Menyikat atau menyisir bulu kucing secara teratur setiap hari atau beberapa hari sekali sangatlah ideal, terutama untuk kucing bulu panjang, Kotoran yang melekat di sela-sela bulu atau bulu yang mati dapat terangkat. Proses penyikatan ini juga dapat membantu mendistribusikan minyak alami yang dihasilkan oleh kulit ke seluruh tubuh yang akan merangsang pertumbuhan bulu. | ||||||
| Biasakanlah melakukan penyisiran bulu kucing pada umur sedini mungkin, sehingga tidak menjadi hal yang menakutkan bagi mereka. Anda dapat melakukan sambil mengusap-usap bulunya, selain itu juga dapat mengamati apakah ada kutu atau luka di tubuh kucing kesayangan anda. Mulailah menyisir dari kepala ke arah jatuhnya bulu sampai ke ekor. Perhatikan bagian yang sering menggumpal seperti belakang telinga, di bawah paha dan pada bagian dada. Lakukan beberapa kali sampai tidak ada yang menggumpal lagi. | ||||||
| Agar kucing anda selalu kelihatan bersih, juga disarankan untuk memandikannya sekurang-kurangnya satu kali dalam satu bulan, atau kalau kucing terlalu kotor. Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika anda ingin memandikan kucing : | ||||||
| ||||||
| ||||||
Latest Post
Hal-hal Yang Perlu dilakukan Agar Kucing Anda Bersih
Written By s'sinta on Selasa, 08 Februari 2011 | 18.21
Mengelola 'litter box'
Written By s'sinta on Rabu, 18 Agustus 2010 | 10.28
Untuk kucing yang terbiasa buang kotoran di luar rumah, nggak perlu pusing memikirkan masalah kotoran. Karena biasanya mereka mencari gundukan tanah atau pasir untuk buang air, lalu menutupi sendiri kotorannya dengan pasir tersebut.
Masalahnya bisa lain kalau kucing yang kita miliki bukan jenis kucing yang dibiasakan berkeliaran di luar rumah, misalnya kucing persia. Kita harus menyediakan tempat buang air buat si kucing di dalam rumah.
Tips-tips mengurus kotak kotoran atau litter box:
Nah dengan begini tidak perlu setiap hari mencuci pasir dan kotaknya. Kalau pasir sudah banyak yang basah, baru deh dicuci. Biasanya sih 3 hari sekali saya mencuci pasir. Mencucinya mudah kok. Nanti deh nyusul di artikel berikutnya.
Kalau bisa punya dua kotak lebih baik supaya waktu kotak yang satunya dicuci dan dikeringkan, kucing tetap bisa buang kotoran di kotak yang satunya.
(Sumber: catjunkie77.wordpress)
Bahaya Air Liur Kucing
B. henselae menyebabkan penyakit yang disebut sebagai cat-scratch disease (CSD) atau penyakit cakaran kucing. Penyakit ini dapat menyerang manusia melalui gigitan, cakaran dan paparan air liur kucing. Bakteri B. henselae terdapat dalam air liur semua jenis kucing. Bakteri ini dibawa oleh kutu kucing. Keberadaan B. henselae dalam air liur kucing tidak menyebabkan kucing menjadi sakit. Hampir sebagian besar kucing membawa bakteri ini pada air liurnya. Anak kucing lebih rentan untuk terpapar bakteri ini daripada kucing dewasa.
B. henselae terdapat di seluruh belahan dunia. Pada negara-negara 4 musim, bakteri ini selalu muncul ketika musim dingin dan gugur. CSD tidak menular dari manusia ke manusia. CSD hanya ditularkan melalui cakaran atau gigitan kucing yang sebelumnya telah terpapar B. henselae. CSD juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan air liur kucing, terutama jika terdapat luka yang terbuka. Jika seseorang telah tertular CSD, maka orang tersebut biasanya akan menciptakan imun sehingga kebal terhadap serangan CSD berikutnya.
Umumnya CSD tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Setelah dicakar atau digigit kucing biasanya akan tampak luka atau bengkak pada bagian yang terkena cakaran atau gigitan. Luka atau bengkak tersebut dapat juga muncul dalam waktu 3-10 hari kemudian. Luka akan tampak merah, sakit dan bernanah. Jika keadaan ini tidak segera diobati, akan timbul komplikasi yang dapat menyebabkan kematian. Komplikasi akan semakin parah bila terjadi pada orang tua, anak-anak, penderita HIV dan diabetes.
Gejala
1. Demam.
2. Letih.
3. Sakit kepala.
4. Hilang selera makan.
5. Bengkak dan sakit yang tidak sembuh dalam waktu lama.
Golongan berisiko
1. Anak-anak.
2. Orang tua.
3. Penderita HIV.
4. Pengidap diabetes.
5. Orang yang sering membelai kucing.
Diagnosa dan perawatan
Ada tiga jenis uji untuk mendiagnosa CSD, yaitu:
1. Uji kulit.
2. Uji darah.
3. Uji B. henselae dengan menggunakan cairan atau jaringan dari kelenjar limfa yang bengkak.
Umumnya CSD bukanlah penyakit yang memerlukan perawatan khusus, tetapi bila terjadi pembengkakan kelenjar limfa dan terasa sangat sakit maka akan diperlukan antibiotik. Bila kelenjar limfa membengkak mengeluarkan nanah, maka diperlukan pembedahan kecil untuk mengeluarkan nanah tersebut.
Komplikasi CSD
1. Bakteri B. henselae dapat menyebar sampai ke jaringan luar otak (meningitis) dan otak (encephalitis). Pada 3-5% orang yang terpapar B. henselae mengalami hal ini.
2. Radang pada retina mata.
Diperlukan perawatan jika:
1. Bekas cakaran atau gigitan tidak juga sembuh dalam waktu 2-3 minggu.
2. Daerah sekitar gigitan menjadi merah dan membengkak setelah 2 hari.
3. Demam berkepanjangan selama beberapa hari setelah dicakar atau digigit.
4. Kelenjar limfa yang membengkak dan sakit lebih dari dari 2-3 minggu.
5. Sakit pada daerah sendi atau tulang, sakit perut (muntah atau diare) tanpa disertai demam.
6. Merasa sangat letih lebih dari 2-3 minggu.
Pencegahan CSD
1. Membiasakan diri selalu mencuci tangan setiap kali memegang kucing.
2. Hati-hati ketika membelai kucing, jangan sampai kucing menjadi merasa terganggu hingga mencakar atau menggigit.
3. Mandikan kucing dengan teratur untuk mencegah kutu.
4. Jika ada kucing yang berkelahi sebaiknya tidak usah dilerai dengan tangan langsung untuk mecegah terkena cakaran atau gigitannya.
Melatih Kucing Bepergian Dengan Mobil
1. Ada dua jenis perjalanan kucing: yang mudah mabuk dan yang hiperaktif. Tidak semua kucing bisa bertahan di perjalanan, walaupun beberapa diantaranya malah merasa aman dalam perjalanan. Untuk menentukan jenis kucing musafir yang Anda miliki, inilah beberapa tes untuk membiasakan mereka dengan perjalanan sebelum liburan atau kunjungan dokter hewan yang ditakuti.
2. Setelah Anda menentukan bagaimana Kucing Anda bereaksi di mobil, penting untuk membantu kucing terbiasa di dalam mobil. Pertama, mulailah dengan hanya duduk di dalam mobil tanpa mesin menyala. Selanjutnya, menghidupkan motor. Terakhir, melakukan perjalanan pendek. Lanjutkan untuk mengambil perjalanan pendek untuk membantu mereka rileks.
3. Beberapa kucing biasanya mabuk perjalanan. Jika Kucing anda termasuk yang mudah mabuk, Anda mungkin harus memberikan obat mual itu sebelum melakukan perjalanan ke dokter hewan atau perjalanan luar kota. Baiknya berikan sebelum perjalanan dan tunggu sampai reaksi obat berjalan. Jangan biarkan kucing Anda makanan atau minum air tiga jam sebelum bepergian.
4. Untuk kucing hiperaktif cukup dengan obat penenang ringan. Sekali lagi, berikanlah obat sebelum perjalanan hingga reaksi obat berjalan.
Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
Selain itu juga kita harus memperhatikan umur anak kita. apabila anak kita masih balita sebaiknya jangan membiarkan anak tersebut tidur dengan kucing. Hal ini karena ketika tidur kebiasaan sering bergerak kesana kemari selama tidur dapat membuat takut atau marah kucing Anda.Dan apabila ia merasa terganggu, ia bisa menggeram atau bahkan mencakar dan menggigit anak Anda.
Anda juga harus memperhatikan perangai atau keagresifan dari seekor kucing, ini merupakan hal yang paling penting untuk diperhatikan. Untuk diketahui bahwa kucing tidak tidur sepanjang malam karena kecenderungan mereka untuk bangun tidur menjelang fajar atau sekitar pukul 4 atau 5 pagi. Dan apabila kucing tersebut masih kecil, kucing tersebut sangat senang bermain. Jadi ketika anda atau anak anda tidur bersama kucing dan kucing tersebut tidak tidur maka ketika mereka melihat ada suatu gerakan baik dari tubuh kita (tangan dan kucing) maupun dari selimut yang anda pakai kucing tersebut berpikir bahwa kita mengajak bermain. Sehingga kucing tersebut akan menggigit atau mencakarnya, maka anak anda akan terbangun dari tidurnya. Satu lagi kebiasaan dari kucing ketika bangun pada pagi hari kucing tersebut akan mengeong dan hal ini juga dapat mengganggu tidur dari anak Anda.
Pada dasarnya tidur bersama dengan kucing Anda adalah pilihan Anda sendiri dengan mempertimbangkan berbagai sisi negatif yang mungkin saja bisa terjadi pada Anda atau anak Anda.
Anda ataupun anak anda yang benar-benar sayang dengan kucing, tidur dengan kucing tersebut merupakan sesuatu hal yang sangat menyenangkan. Tetapi sangat dianjurkan untuk Anda menyediakan tempat tidur yang terpisah atau tersendiri bagi kucing Anda. Tempat tidur ini dapat Anda letakkan dekat tempat tidur Anda atau anak Anda.
(Sumber: vet-klinik.com)
Jangan Berikan Paracetamol Pada Kucing

Kucing sangat rawan terkena keracunan obat-obatan anti radang/penurun panas seperti aspirin atau parasetamol/acetaminophen. Ketidaktahuan mengenai kucing dan obat-obatan yang tabu diberikan pada kucing, dapat menyebabkan kematian pada kucing kesayangan anda.
Acetaminophen/Parasetamol
Para dokter hewan sering memberikan parasetamol/acetaminophen dengan dosis rendah untuk mengendalikan rasa sakit pada anjing. Kucing lain lagi,....Jangan pernah memberikan acetaminophen/parasetamol pada kucing. Dosis rendah sekalipun dapat menyebabkan keracunan atau memperburuk kondisi kucing.
Banyak merk obat-obatan manusia yang mengandung parasetamol/acetaminophen. Faktanya hampir semua obat-obatan penurun panas mengandung zat tersebut. Beberapa yang cukup terkenal dan mudah didapat adalah bodrex,tempra, biogesic, panadol, sanmol, paracetamol, poldan, dll. Jangan pernah berikan obat-obatan tersebut pada kucing.
Bagaimana Parasetamol dapat memperburuk kondisi kucing
Sebagian besar enzim yang bertugas memecah obat-obatan terdapat di hati/liver. Salah satu enzim bernama glukuronil transferase bertugas menempelkan molekul glukuronid pada molekul obat dan membuatnya tidak aktif sehingga dapat dibuang melalui ginjal (air kencing).
Kucing adalah salah satu spesies dengan jumlah enzim glukuronil transferase yang sangat sedikit. Oleh karena itu obat-obatan yang menggunakan enzim tersebut, tidak dapat dibuang dengan sempurna melalui ginjal. Obat-obatan tersebut cenderung tetap aktif, terakumulasi dalam aliran darah dan menyebabkan kerusakan parah pada organ-organ.
Pada dosis berlebihan, parasetamol dapat menyebabkan kerusakan dan kematian sel-sel hati pada anjing. Sedangkan pada kucing menyebabkan gangguan metabolisme hemoglobin yang sering disebut methemoglobinemia.
Methemoglobin adalah bentuk hemoglobin yang tidak dapat mengikat & mentranspor oksigen. Methemoglobin yang berlebihan dalam darah mengakibatkan darah kucing tidak dapat mengangkut oksigen, tubuh kucing jadi kekurangan oksigen, jantung berdetak dengan cepat, nafas terengah-engah, dan selaput lendir mulai berwarna coklat tua. Lebih lanjut dapat menyebabkan kematian.
Pengobatan Keracunan Parasetamol
Tindakan pengobatan keracunan parasetamol meliputi pemberian oksigen tambahan, infus dan obat-obatan seperti asetilsistein dan vitamin C. Sebagai tambahan bisa diberikan asam amino Cysteine. Asam amino ini diperlukan agar hati dapat memperbaiki sel-sel yang rusak.
Tanda-tanda/gejala keracunan paracetamol
Gejala-gejala ini dapat muncul 1-4 hari setelah pemberian parasetamol :
Air liur menetes secara berlebihan (hipersalivasi).
Sakit di daerah perut.
Selaput lendir berwarna coklat-abu.
Nafas terengah-engah.
Bengkak di wajah, leher dan kaki.
Hipotermia (suhu badan rendah).
Langkah kaki tidak terkoordinasi (ataksia).
Urin berwarna coklat tua/gelap.
Muntah.
Depresi .
Jaundice /penyakit kuning (seluruh badan berwarna kuning).
Koma.
Kematian.
sumber: kucingkita.com
Selamatkan Kucing Liar Dengan Penggalangan Dana
Written By s'sinta on Jumat, 06 Agustus 2010 | 03.35
Buktinya, lelang itu sanggup mengumpulkan uang 2 ribu poundsterling. Dana yang akan digunakan untuk membantu kehidupan kucing-kucing telantar di negara itu.
Salah satu selebritas yang turut dalam acara ini adalah penyanyi Phil Collins.
Paw prints yang dibuat Phil laku dengan harga 430 poundsterling, ada satu tingkat di bawah penyanyi wanita Alison Goldfrapp.
Di mana paw prints miliknya laku dengan harga 502 poundsterling. “Meski ada di urutan dua, saya bangga dapat berpartisiapsi dalam acara ini. Hal ini seperti perlombaan saja,” ujar Phil sambil tersenyum.
Besar sumbangan yang diberikan Phil masih lebih baik karena dalam acara yang sama, presenter ngetop, James May, hanya mampu menyumbang 271 poundsterling, lewat paw print lucu miliknya.
Selain tiga selebritas itu, publik figur lain yang turut serta adalah Sir David Jason, Nicholas Lyndhurst, John Challis, dan Roger Lloyd Pack.
Dikutip dari Look to The Star, saat ditanya kenapa mau berpartisiapsi dalam acara ini, banyak di antara selebritas berkata mereka amat menyukai kucing.
Sebagain dari mereka bahkan ada yang telah menjadikan kucing, sebagai bagian dari hidup mereka.
Kini di tahun ketiganya, lelang Cats Protection’s Celebrity Paws telah mengumpulkan dana yang cukup signifikan. Acara ini menolong 193 ribu kucing setiap tahunnya.
Dan bagi para selebritas, ini adalah cara termudah bagi mereka untuk menunjukkan kepedulian terhadap kucing.
Meski jarang terlibat dalam acara filantropi seperti selebritas lain, Phil Collins dikenal sebagai penyanyi dermawan. Bersama istrinya, pria berambut jarang itu, mendirikan Little Dreams Foundation. Yayasan yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat yang serba kekurangan.
Pengalaman: Pengobatan Alternatif Untuk Kucing
Written By s'sinta on Senin, 05 Juli 2010 | 01.19
Seekor kucing yang menderita penyakit ashma dan batuk selama tiga tahun telah tersembuhkan, setelah pemiliknya melakukan pengobatan tradisional dan melatihnya hingga terbiasa dengan akupuntur. Ahli pengobatan alternatif, Virgina Sanders menggunakan jarum akupuntur untuk membantu pengobatan kucingnya yang berusia 11 tahun, Kiki, se-ekor kucing dari jenis kucing siam .
Virginia Sanders menenangkan kucing-nya Kiki, selama pengobatan akupuntur
Sebelumnya Kiki telah mengalami pengobatan melalui injeksi, untuk pengobatan ashma-nya, namun Sanders khawatir hal itu akan mempunyai efek samping pada hatinya. Dia kemudian berkonsultasi dengan seorang dokter hewan yang terbiasa melakukan pengobatan secara holistik dan dokter hewan tersebut merekomendasikan dia untuk melakukan pengobatan yang tidak konvensional.
Kiki kemudian diobati dengan metode akupuntur, yang akan membantu dia mengobati diri-nya sendiri, ujar Sanders, sang pemilik.” kucing itu telah dirawat sebanyak tiga kali, dan kondisi kesehatanya sangat membaik. Namun dia masih mempunyai “penyakit penuaan” , seperti punggung yang kaku, mengingat usianya yang sudah sebelas tahun.
Menurut dokter hewan Dr. Barry Hidmarc, pengobatan alterantig dapat digunakan untuk pengobatan masalah kulit pada hewan, arthritis kronis, masalah ginjal dan AIDS pada kucing. ” kuda yang mengalami masalah reproduksi (mandul) telah diobati dengan metode homeopathic ,dan bahkan hewan “pangan” seperti sapi yang mengalami infeksi dapat disembuhkan, ujarnya. Selain itu dia menambahkan, itu adalah karunia alamdan digunakan untuk melengkapi pengobatan konvensional, hewan telah dirawat secara menyeluruh (holistik).
Kiki merasa lebih nyaman setelah diobati dengan akupuntur
“Kami melihat sejarah pengobatan, diet alami, dan hal yang berhubungan dengan itu dan kami coba untuk memecahkan masalah tersebut dengan pilihan alami. Hewan juga mengalami masalah emosional. Mereka mempunya rasa sedih, rasa cemas dan beberapa diantaranya mengalami trauma, hal itu membutuhkan tantangan, karena membutuhkan perawatan secara menyeluruh. “Semua metode pengobatan konvensional melelahkan sebelum kami memtuskan untuk menggunakan pengobatan holistik (menyeluruh). Dengan pengobatan alternatif , kami mencoba untuk meningkatkan kulaitas tingkat hidup hewan. (dck)
sumber: http://www.aseantourism.info
Toxoplasma : Gagal hamil ? ini alternatif solusinya
Written By s'sinta on Rabu, 30 Juni 2010 | 20.46
Dok. Senior |
Toxoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit darah (protozoa). Pengobatan medis kadang gagal, sehingga bayi lahir cacat: menderita hidrosepalus, mikrosepalus, pengapuran otak, usus keluar, jari tangan putus, dan katarak. Dari pengalamannya, Anda Juanda mampu mengatasi penyakit ini.
Toxoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa yang tergolong dalam coccidia. Hospes definitif parasit ini adalah kucing, sedangkan manusia sebagai hospes perantara. Hospes berarti organisme hidup tempat tumbuh-kembang agen penyakit.
Demikian Anda Juanda (41 tahun) menerangkan kepada pasiennya seluk beluk Toxoplasma pada pertemuan pertama. Pada hospes perantara, perkembangan parasit dalam usus kucing menghasilkan ookista yang dikeluarkan bersama dengan tinja kucing. Ookista ini menjadi matang dan infektif dalam waktu 3-5 hari di tanah.
Ookista yang matang dapat hidup setahun di dalam tanah yang lembab dan panas, yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Seekor kucing dapat menghasilkan ookista 10 juta sehari selama 2 minggu.
“Bila ookista matang tersebut tertelan tikus, burung, babi, kambing, dan manusia, hospes perantara ini akan terinfeksi,†ujar Anda.
Manusia dapat terinfeksi parasit ini bila memakan daging yang kurang matang atau sayuran yang mengandung ookista. Anak-anak yang suka bermain di tanah, ibu-ibu yang gemar berkebun, dan petani dapat terinfeksi setelah tangannya tertempel ookista dari tanah.
Bila Toxoplasma menyerang ibu hamil akan mengakibatkan keguguran, bayi lahir cacat seperti hidrosepalus, mikrosepalus, pengapuran otak, usus keluar, jari tangan putus, katarak, autisme, hiperaktif, epilepsi, dan lainnya.
Pada orang dewasa, infeksi Toxoplasma yang parah dapat menyerang saraf otak, saraf mata, dan saraf gerak, sehingga mengakibatkan sakit kepala berkepanjangan (migrain dan vertigo), mata kabur, tidak bisa melihat, pandangan tidak fokus, lemas, radang tenggorokan, kesemutan, mudah letih, lesu, dan lainnya. Untuk gangguan di atas, ia memberikan solusi berupa air sulingan dan formula herbal hasil penelitiannya.
Dok. Senior |
Aguatret Theraphy
Dalam berpraktik, ia mengaku hanya mampu mengobati pasien yang gagal hamil atau mengalami gangguan saraf otak dan mata akibat Toxoplasma. Ia juga selalu meminta hasil laboratorium pasien sebelum mulai menerapi mereka.
Setelah mempelajari hasil laboratorium pasiennya, ia secara panjang lebar selama 1,5 jam akan menjelaskan seluk beluk Toxplasma. Tentang bagaimana parasit dan virus Toxoplasmosis, menyebar, gangguan yang diakibatkan, serta pengobatan yang dilakukan dan caranya.
Ia menawarkan metode aguatreat therapy, campuran air mineral dengan formulasi herbal. Selain itu, ia juga mengajak pasien mendekatkan diri pada Allah.
“Allah merupakan dokter dari segala dokter atau sumber penyembuhan. Pasien saya wajib minum obat secara teratur selama 3 bulan. Untuk penderita saraf otak dan mata akibat Toxoplasma, saya memberikan pijat refleksi di daerah kepala,†tuturnya. Namun, ia tak mau memberitahukan komposisi ramuannya.
Anda menambahkan, pengobatannya ada dua jenis. Pertama, pengobatan sampai tuntas selama 3-6 bulan. Apabila dalam waktu 3 bulan pengobatan kandungan Toxoplasma dalam darah negatif, dapat segera diprogramkan kehamilan. Namun, bila hasil laboratorium setelah waktu 3 bulan belum negatif, pengobatan akan dilanjutkan selama 3 bulan lagi. Menurutnya, untuk 3 bulan berikutnya hasilnya akan negatif atau di bawah angka toleransi.
Kedua, perawatan kehamilan 0-9 bulan. Pasien selama kehamilan harus selalu minum obat atau ramuan secara teratur. Perawatan ini berfungsi melindungi janin dari virus dan parasit serta menetralisasi darah.
Daya Tahan 1 Bulan
Secara singkat ia menerangkan bahwa 1,5 liter air mineral RO, hasil sulingan dari mesin produk Amerika Serikat, harus dioplos dengan 1,5 liter cairan formulasi herbalnya. Hasil oplosan tersebut sebanyak 110-120 ml diminum satu kali sehari, ditambah 1-2 sendok makan madu.
Hasil penelitian membuktikan bahwa obatnya akan efektif bila diminum pada pagi hari sebelum makan atau minum. Hasil oplosan itu pun harus disimpan dalam lemari pendingin.
Daya tahan obat tersebut hanya sekitar satu bulan. Bila obat habis, pasien tinggal menghubunginya untuk minta dikirimi lagi. Ia mengaku selama ini hasil formulasinya telah dikirimkan ke para pasien yang antara lain tinggal di Padang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Batam, Dubai, hingga Jepang.
Harga yang ditawarkan relatif murah untuk jenis pengobatan penyakit Toxoplasma. “Dulu, untuk pengobatan istri, saya menghabiskan 600.000 rupiah sebulan. Sekarang di Jakarta sekitar 2-4 juta rupiah. Bahkan pasien saya di Yogyakarta sudah habis 20 juta rupiah setahun, tapi belum juga mengalami kesembuhan. Tiap kali hamil selalu mengalami keguguran,†katanya.
Menyadari mahalnya pengobatan TORCH, ia menawarkan harga hanya 10 persen dari pengobatan medis. Rata-rata obatnya dihargai Rp 250.000 untuk masa minum 2 minggu. Jadi, dalam sebulan pasien harus mengeluarkan uang Rp 500.000. @ Hendra Priantono
Sarjana Peternakan yang Ingin Jadi Kyai
Dok. Senior |
Menjadi pengobat spesialis penyakit TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, CMV & Herpes) bukanlah cita-cita Anda Juanda. Anda kecil, meski berasal dari keluarga pedagang, hanya ingin masuk pondok pesantren dan kelak jadi seorang kyai ternama. Namun, perjalanan hidupnya berkata lain.
Setelah menamatkan SD dan SMP, ia masuk Snakma (Sekolah Peternakan Menengah Atas) di Bogor, kemudian melanjutkan ke Akademi Peternakan Yogyakarta. Selesai studi, ia tercatat sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor. Setelah bekerja, ia masuk Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian di Unbar (Universitas Bandung Raya, Bandung).
Sementara itu, keberhasilannya menemukan obat anti-TORCH, berawal dari pengalaman hidupnya. Nugrahani, istrinya, pernah mengalami keguguran sebanyak 4 kali dalam waktu 5 tahun, sejak tahun 1995. Bermacam-macam obat dokter tak mampu menyembuhkan penyakit yang bersarang di tubuh Nugrahani.
Lewat kesabaran dalam mengamati dan meneliti penyebab TORCH, akhirnya ia menemukan formula untuk membunuh parasit dan virus itu. “Setelah istri mengalami kegagalan untuk hamil sebanyak empat kali, saya mencoba meneliti dan mengamati penyakit ini. Selama 3 tahun saya terus bereksperimen mencari solusi. Atas rida Allah SWT, akhirnya saya menemukan formula untuk mengatasi TORCH. Formula yang saya temukan itu saya lalu uji cobakan pada istri. Hasilnya sungguh memuaskan.
Istri bisa hamil dengan sempurna dan melahirkan anak-anak yang sehat,†tutur bapak 3 anak kelahiran Jasinga, Bogor ini.
Karena itu, demi memberi solusi kepada masyarakat yang putus asa akibat TORCH, ia mau memberikan formulanya kepada khalayak ramai. Berbekal rasa prihatin yang mendalam terhadap sesama penderita sekaligus sebagai bentuk ibadah, ia membuka praktik pengobatan khusus penyakit kehamilan, saraf otak, dan mata. Meski demikian ia tak mau disebut sebagai pengobat spritual karena ia menggunakan metode ilmiah.
“Meski belum bisa memberikan komposisi hasil formula saya ini, sejauh ini saya banyak bermitra dengan para dokter,†katanya. @
Komp. Perumahan Indraprasta
Jl. Sutiragen IX No. 6 Bogor
Telp. (0251) 341094.
Hp. 08121108990
Padang (0751) 31383
Yogyakarta (0274) 384513
Bali (0361) 234848










