Latest Post

Tampilkan postingan dengan label rabies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rabies. Tampilkan semua postingan

Hati-hati! Kucing juga bisa tertular RABIES

Written By s'sinta on Sabtu, 25 Februari 2012 | 05.44

Tahukah anda bahwa rabies adala salah satu penyakit kucing yang paling berbahaya…
Sebagian besar dari anda pasti sudah tahu bahwa rabies adalah penyakit anjing gila. Tapi saya yakin sebagian besar dari anda tidak tahu bahwa rabies juga dapat menular pada kucing. Well, sebenarnya bukan hanya kucing saja! semua makhluk hidup berdarah panas termasuk manusia juga dapat terkena.
Jadi jika kucing anda terkena penyakit rabies, Dan anda tergigit olehnya. Saat itu boleh dikatakan harapan untuk hidup sudah tidak ada. Tragisnya anda akan mati dengan penderitaan yang teramat sangat sakit. begitu juga nasih kucing yang menulari anda rabies.
Gejala Rabies pada kucing maupun hewan lainnya dibagi menjadi 3

1. Rabies membabi buta

Dulu rabies jenis ini disebut hidropobia (takut air) mengapa demikian? karena jika terkena kucing akan tampak kehausan. Namun saat kita beri air,  ototnya akan kejang-kejang seolah-olah takut air
Sedangakan gejala rabies jenis ini biasanya adalah
  • Cenderung berlarian kesana-kemari
  • Terlihat seperti gelisah namun tidak tahu apa penyebabnya
  • Mudah sekali terangsang
  • Seringkali bereaksi tidak wajar seperti menyerang dan menggigit sesuatu yang bergerak
Air liur kucing jika terkena penyakit kucing ini akan mengandung banyak virus rabies. Dan jika sampai anda tergigit. Wah pokoknya gawat deh!

2. Rabies Diam

Gejala rabies jenis ini sangat bertolak belakang dengan jenis rabies membabi buta. Kuing yang menderita jenis ini akan cenderung untuk diam. Sedangkan gejala-gejala lainnya adalah kehilangan vitalitas, suka menyendiri dan bersembunyi, sulit untuk terangsang, Kadang-kadang mengalami kelumpuhan, tubuhnya sering gemetar, bersikap apatis

3. Rabies Tanpa Bentuk

Walaupun dinamakan rabies tanpa bentuk namun bukan berarti tidak ada gejal-gejalanya. Seperti kata Shakespere “Apalah artinya sebuah nama”.
Gejala yang sering terjadi pada jenis rabies ini adalah sering mengalami gatal, kaku, sapsmus (kejang otot) dan sembelit.

Gejala Rabies padan MANUSIA

Nah 3 hal diataslah gejala-gejala umum pada kucing yang menderita penyakit rabies. Nah sedangkan untuk manusia yang terkena rabies (setelah digigit kucing atau makhuluk berdarah panas lainnya) akan memperlihatkan gejala-gejala semacam ini.
  • hati cenderung gelisah namun tidak tahu penyebabnya apa
  • Luka bekas gigitan terasa nyeri
  • Selain itu luka akan bengkak dan berwarna merah
  • terjadi kontrasksi otot dan kejang-kejang
  • sakit pada kepala
  • sulit berbicara

Lalu bagaimana tindakan yang harus dilakukan jika kita tergigit oleh kucing kita yang terkena rabies atau kucing anda tergigit binatang lain yang terkena rabies. Mau tak mau anda harus segera melakukan tindakan-tindakan berikut :
  • Pada bekas luka gigitan, cuci sampai bersih dengan deterjen. Cucilah dengan air yang mengalir minimal 10 menit.
  • Kemudian bekas gigitan itu dicuci lagi dengan alkohol dengan kadar 70%. Lalu tambahkan cairan antiseptik maupun obat merah.
  • Langkah terakhir tentu saja kita gunakan jurus andalah kita. Segera pergi ke dokter hewan jika kucing yang terkena. Dan pergilah ke rumah sakit jika anda yang terkena
Ok saya memang tidak berharap anda maupun terkena penyakit rabies. Tapi semoga hal-hal diatas dapat bermanfaat untuk anda. Untuk mencegah maupun menaggulanginya.

from : kucing.web.id 

_____sincerely_____

Rabies di Dunia

Written By s'sinta on Kamis, 24 November 2011 | 00.48

Masalah rabies di setiap negara sedikit bervariasi tergantung tingkat pengetahuan, kesejahteraan dan hewan penular rabies. Di negara-negara Amerika Selatan seperti Argentina, Meksiko dan Brazil, Masalah rabies berputar sekitar hewan ternak. Rabies merupakan salah satu penyakit yang berpotensial merugikan secara ekonomi. Di negara-negar tersebut penyebaran rabies terjadi melalui kelelawar penghisap darah (vampire/Desmodus rotundus) yang sering menghisap darah ternak sebagai salah satu sumber makanannya.
Di Amerika bagian Utara, sigung dan rakun menjadi masalah karena dapat menyebarkan rabies.
Sigung dan Rakun adalah dua hewan yang mempunyai dua hewan yang mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi. Mereka dapat beradaptasi dengan kehidupan kota dengan memakan sampah dan sisa-sisa makanan manusia. Oleh karena itu populasi mereka semakin membludak.
Anjing sebagai hewan sahabat bagi manusia merupakan permasalahan yang utama di berbagai negara berkembang khususnya di Asia yang mengalami masalah dalam kontrol populasi anjing liar.
Di Indonesia, hewan penular rabies utama adalah hewan domestik seperti anjing, kucing dan monyet. Sebagian besar kasus rabies di Indonesia terjadi melalui gigitan anjing liar dan anjing peliharaan.
Dalam rangka menyambut Hari Rabies Dunia yang jatuh pada tanggal 28 september, pe Pemerintah menargetkan Indonesia akan terbebas dari penyakit rabies pada 2020, target tersebut merupakan target negara-negara se-ASEAN. Setuju !....Semangat !... Ayo kita berantas Rabies !...tapi…. target bisa tercapai ga ya? Soalnya… bebas rabies perlu sumber daya biaya, tenaga dan fikiran yang sangat banyak.
Sebagai gambaran, menurut WHO, hanya sebagian kecil wilayah di dunia yang bebas rabies.

from :www.kucingkita.com

_____sincerely_____
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Perawatan Kucing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger