Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Tips n Tricks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n Tricks. Tampilkan semua postingan

Persiapan dasar pemula untuk mengikuti Cat Show

Written By s'sinta on Selasa, 14 Juni 2011 | 23.47


Dearest All,

Beberapa teman newbie menanyakan kepada Peduli Kucing, bagaimana sih persiapan
kontes kucing, agar kucing bisa tampil cantik di H kontes.

1.Cari tahu tentang kontes tersebut via Panitia Penyelenggara,
Jenis kelas yang akan diikuti dan apa saja persyaratannya dan apa saja yang harus dibawa pada saat kontes, kemudian pukul berapa peserta harus sudah ada di tempat kontes (karena biasanya peserta datang lebih awal untuk menjalani proses
pemeriksaan atau Vet in), serta peraturan show (Show Rules).

2. Persiapan satu bulan sebelum Kontes
Pastikan jika kucing anda belum disterilisasi, tidak dalam kondisi hamil muda, sedang menyusui, dan kondisi terlihat fit dan sehat, kemudian check buku vaksin pastikan jadwal vaksinasi tidak terlewat atau sudah expired dan harus diulang.
Berikan Vitamin Bulu sesuai dosis yang dianjurkan atau berikan pakan khusus untuk memperbaiki kondisi bulu (beberapa pakan komersil ada mengeluarkan jenis tersebut)

Untuk kucing yang baru pertama akan dikonteskan, bawa sesekali atau rutin bersosialisasi sebelum hari H kontes ke halayak ramai, agar kucing terbiasa di tempat asing dan bertemu orang asing tidak takut lagi, karena pada dasarnya kucing adalah hewan yang tidak suka berada tempat asing.
sehingga kepercayaan diri dan temperamen yang baik terbentuk dari kucing tersebut.

3. Persiapan satu minggu sebelum Kontes
Perhatikan kondisi bulu pastikan tidak ada jamur atau kutu dan bercak kotoran yang sulit dihilangkan terutama untuk kucing berwarna putih, tidak ada gimbal pada kucing long hair dan kerontokan berlebih baik kucing shorthair ataupun longhair
Perhatikan kondisi Telinga harus bersih, telinga bebas earmites dan scabies serta kotoran earwax
Perhatikan kondisi hidung dan mata harus bersih
Bersihkan mata sekali sehari cairan infus- NaCL 0.9 % atau air hangat kapas
Kemudian kucing harus benar-benar sehat, tidak pilek tidak demam dan tidak ada gejala penyakit lainnya.

4. Persiapan sehari sebelum hari H Kontes
A. Mandikan kucing, sebaiknya menggunakan shampoo khusus cat show atau yang mengandung cleaning conditioning, terutama untuk kucing longhair harus lebih intesif.
B. Potong kuku
C. Check kembali secara general kondisi kucing harus fit.

5. Persiapan pada Hari H kontes

A. Carrier (untuk membawa kucing ke tempat cat show)

B. Kandang Lipat / Show Tent (tenda khusus kucing di cat show) beberapa cat show terutama tingkat nasional tidak menyediakan kandang dalam jumlah banyak, dan kucing pun akan lebih nyaman jika didalam kandang miliknya sendiri, karena baunya tidak asing.

C. Alas Kandang (Koran dan Handuk) dan penutup kandang (agak kucing tidak terlalu takut di halayak ramai dan bisa beristirahat / tidur di cat show)

D. Kotak Pasir / Litter box (khawatir kucing pup atau pipis)

E. Makanan kucing (berikan makanan kucing secara bertahap, agar bisa mengatur jarak pupnya, pencernaan kucing +/- 8 jam, berikan makan sedikit-sedikit, pada saat tiba di Cat Show, show berlangsung (sesudah dipanggil ke tahap penjurian)

F. Bawa minum (diberi minum setelah maju tahap penjurian / gunakan alat bantu pipet/spuit agar tidak berantakan dan ketika pada saat show kucing tidak beser)

G. Kalaupun kucing pup atau pis, tidak apa-apa merupakan hal yang lumrah, siapkan saja disinfektan, pengharum semprot, tissu basah, tissu kering, kapas dan alkohol untuk membersihkan kotoran, dan pengering bulu portable jika dibutuhkan untuk mengeringkan kucing long hair.

H. Belai-belai kucing anda jika takut, bujuk dengan kata-kata lembut.

I. Membawa teman, agar bisa sesekali bergantian menjaga kucing, jangan pernah tinggalkan kucing anda sendiri atau barang-barang anda di tempat terbuka tanpa dijaga.

J. Jangan lupa sepulang dari lomba sebaiknya kucing yang tadi jadi peserta lomba dipisah dulu setidaknya 2 - 3 hari dan dimandikan lagi, khawatir untuk pencegahan penyakit atau menjadi carrier penyakit tertentu karena seharian di tempat asing yang penuh beragam macam kucing.

Sekiranya cukup, selamat berlomba :)
Semoga bermanfaat

Informasi ini didapat dari Koechingkoe Cattery dan dikembangkan dengan pengalaman pribadi

Q-Peduli Kucing
15 Juni 2011

TIPS memandikan kucing

Written By s'sinta on Selasa, 25 Januari 2011 | 21.25


uhm...sebenarnya kucing hewan yang bersih, rajin meng-grooming / menjilat-jilat tubuhnya sendiri, akan tetapi sebagai pemilik kucing kita perlu memandikan kucing kita agar bersih, tidak mudah terserang penyakit kulit, terutama untuk kucing yang berbulu panjang minimal 2 minggu sekali harus dimandikan, agar tetap bersih dan terawat.

Pada dasarnya kucing hewan yang takut air dan tidak suka dimandikan, sebaiknya latihlah kucing untuk dibiasakan mandi.

Mandikan kucing pada cuaca yang baik bukan musim hujan, kalaupun terpaksa harus hati-hati, kemudian batas memandikan kucing pukul 16.00 sore hari.
Jangan sampai kucing menjadi sakit karena dimandikan.
Usia Kitten yang bisa rutin dimandikan 2 s/d 3 bulan.
itupun harus hati-hati.

PERLENGKAPAN ALAT-ALAT MANDI :
1. Gunting kuku khusus kucing / gunting kuku manusia
2. Baby Oil dan Obat Tetes Telinga
3. Cotton Bud
4. Kapas
5. Air Hangat secukupnya pada Ember
6. Blower / Pengering Rambut
7. Sikat gigi
8. Sikat / Sisir Brush / Sponge Mandi
9. Shampoo
10. Bak Mandi berisi air hangat
11. Handuk

Tambahan peralatan untuk kucing long hair :
1. Gunting Bulu (ujungnya kotak) untuk mengunting bulu bagian kaki, pantat atau bulu gimbal yang berlebihan.
2. Sisir Besi bergigi jarang untuk membuang gimbal.
3. Sisir Kotak untuk merapikan / menyisir bulu
4. Shampoo Kering berbentuk seperti bedak dapat dipakai pada saat bulu kering, pemakaiannya diaplikasikan pada bulu

CARA MEMANDIKAN :

1. Potong kuku kucing (hati-hati dalam memotong kuku, jangan melewat batas berwarna pink pada kuku, karena hal tersebut merupakan bagian daging, kemudian pada kaki depan kucing memiliki 5 kuku, dan kaki belakang 4 kuku.

2. Bersihkan telinga kucing dengan menggunakan cotton bud yang diberi baby oil, sampai bersih, setelah itu boleh tetesi dengan obat telinga agar kotoran yang ada pada telinga keluar semua, pada dasarnya telinga kucing bersih, kotor jika ada masalah dengan earmites, untuk membersihkan earmites harus rutin memakai obat tetes telinga selama 4 hari agar earmites tidak kambuh lagi. kemudian telinga yang sudah dibersihkan, disumpal dengan kapas fungsinya agar air tidak masuk ke telinga pada saat kucing dimandikan

3. Untuk Kucing Long Hair sisir dan bersihkan bulu Gimbal dengan sisir besi bergigi jarang, dan rapikan bulu dengan motong bulu yang tidak rata, terutama pada kaki dan bagian pantat kucing agar selalu bersih tidak terkena kotoran pada saat dia pup/pipis.

3. Siapkan Air Hangat pada ember, jangan terlalu panas cukup deteksi dengan punggung tangan kita, sediakan gayung

4. Ambil shampoo tuang secukupnya di wadah mangkuk, campur dengan sedikit air fungsinya agar shamphoo tidak terlalu kental, gunakan shamphoo yang tepat
jika :
kucing berkutu gunakan shampoo khusus untuk kutu
kucing berjamur gunakan shampoo khusus jamur
Untuk pencegahan kucing berjamur gunakan shampoo berlabel Medicated Shampoo

5. Belai-belai kucing, tenangkan dia, karena biasanya kucing yang tidak terbiasa dimandikan akan marah, pelan-pelan basahi badan kucing mulai dari badannya
tuang air hangat dengan gayung sampai merata.

6. Ambil shampoo dengan sponge ratakan pada seluruh tubuh kucing termasuk kepala kucing, ratakan shampoo lakukan dengan hati-hati jangan sampai masuk mata / telinga, dengan sponge, pijat-pijat dan usap-usap tubuh kucing sembari membersihkan, bujuk dengan kata-kata lembut, agar kucing tidak stress.

7. Sikat bagian kuku dan tubuh kucing dengan sikat gigi yang sudah tidak dipakai, untuk badan kucing jika sikat gigi dianggap terlalu kecil, bisa gunakan sisir brush/sikat mandi.

8. Bilas shampoo sampai bersih dengan air hangat, jangan sampai ada shampoo yang tertinggal

9. Keringkan dengan handuk dan Blower / pengering rambut, beberapa kucing takut dengan bunyi keras yang dikeluarkan oleh blower atau hair dyer, lakukan dengan hati-hati jangan sampai melukai kita dan kucing yang dimandikan.

10. Untuk Kucing Long Hair, selama di blower / hair dryer, sisir kucing dengan sisir kotak, sesekali dengan sisir besi bergigi jarang untuk menghilangkan gimbal.

11. Jika sudah kering keluarkan kapas yang disumpal tadi dari telinga kucing, dan jika mau boleh diberikan tambahan shampoo kering / bedak biar wangi, tapi harus benar-benar rata dan tidak boleh terjilat kucing.

Cukup sekian - Selamat Memandikan Kucing yah :D
Jakarta, 26 Januari 2011
Q - Peduli Kucing
Peduli Kucing © 2011

Tips biar Kucing tidak BUANG AIR di sembarang tempat

Written By s'sinta on Senin, 28 Juni 2010 | 00.40

Salah satu tingkah Nakal Kucing Peliharaan adalah PIPIS & EEK di sembarang tempat, huhhhhhh....bete deh....kalau udah mulai gitu...

Ayo....sebagai pemilik sebelum marah, coba perhatikan baik-baik prilaku kucing anda, agar menemukan jawaban kenapa dia tidak mau pipis/eek ditempat yang sudah disediakan....coba deh simak beberapa contoh alasan berikut, Karena kucing tidak akan pipis di sembarang tempat tanpa ada alasan tertentu :

- Naluri alamiah Kucing Jantan dewasa biasa pipis sambil berdiri untuk menandai wilayah teritori mereka atau kedatangan kucing jantan baru, biasanya secara naluri kucing baru dan kucing lama akan pipis sembarangan (spraying), untuk menghindari hal ini dengan cara sterilisasi (kastrasi), .

- Cahaya, beberapa kucing tidak mau buang air di tempat yang terlalu terang

- Suara (kebisingan), beberapa kucing tidak akan mau buang air di tempat yang berisik.

- Tempat lembap, beberapa kucing tidak senang buang air di tempat yang lembap.

- Litter box kotor yang belum/terlambat dibersihkan, dapat menyebabkan kucing buang air sembarangan.

- Pindah rumah, beberapa kucing menjadi stress kalau pindah tempat tinggal, menyebabkan prilaku mereka buang air pun berubah.

dan banyak alasan-alasan lain kenapa kucing tidak mau buang air di tempat yang kita sediakan

======

Jika kucing buang air sembarang jangan diberikan hukuman yang berlebihan, sebagai pemilik yang bertanggung jawab haruslah bersabar, dibutuhkan adaptasi paling tidak sekitar 6 - 8 minggu agar kucing mau menuruti perintah kita.

TIPS agar Kucing Tidak Buang Air Sembarangan (bukan yang Naluri Alamiah - pipis spray) :

1. Bersihkan dengan benar-benar BERSIH tempat bekas kucing pipis/eek sembarangan, karena biasanya jika masih tercium, kucing akan balik lagi buang air ke tempat tersebut, bersihkan dengan campuran cairan pembersih rumah tangga, dengan menambahkan sedikit baking soda, dengan berulang-ulang sampai benar-benar bersih.

2. Kurung kucing dalam kandang dengan menaruh litter box di dalamnya, untuk beberapa waktu pada awalnya kucing terkadang malah tidur dalam litter box yang berisi pasir, dibutuhkan paling tidak 5 hari agar kucing terbiasa dengan litter box, pada beberapa kucing ada yang lebih cepat terbiasa, atau bisa dengan bantuan obat tetes (urine trainer) yang biasa di jual pet shop untuk membantu mempercepat proses belajar pipis/eek di litter box.

3. Biarkan litter box sampai kucing benar-benar tahu bahwa litter box tersebut adalah tempat Buang Air mereka, kemudian secara bertahap tempatkan kucing di sebuah ruangan dengan litter box dan perhatikan prilakunya, jika sudah tidak buang air sembarangan berarti kucing sudah berhasil kita latih, jika tidak terpaksa kurung kembali kucing ke dalam kandang untuk melatihnya.

4. Jika sudah terbiasa dengan litter box tersebut, dengan mudah kita bisa menaruh litter box tersebut ditempat yang pantas (selama tidak bising dan tidak terlalu terang), karena pada saat kucing akan buang air dengan sendirinya akan mencari litter box tersebut.

Sebenarnya ada cara paling mudah melatih Buang Air pada tempatnya, pada beberapa kasus tertentu - jika kita memiliki kucing lama yang sudah pintar / terbiasa buang air pada tempatnya, biasanya kucing yang baru akan mencontoh dengan sendirinya prilaku kucing yang lebih lama, terutama jika kucing yang baru tersebut dalam usia kitten.

Kuncinya untuk menjadikan kucing menjadi penurut hanya Cinta, kesabaran dan Ketelatenan pemilik.

Semoga Tips di atas bisa membantu

Q - 28 Juni 2010
Peduli Kucing © 2010

Tips menangani kucing yang Terluka (How to handle an Injured Cat)

Written By s'sinta on Rabu, 19 Mei 2010 | 01.48


Berhati-hati jika menolong/menangani kucing yang terluka, karena biasanya mereka takut, kesakitan dan akan menjadi berbahaya...

Lakukan dengan lembut dan sabar...(jangan ambil tindakan gegabah jika ternyata kucing yang terluka galak)
Selalu minta bantuan orang lain...untuk membantu anda...

Cara Menangani Kucing terluka yang Jinak
=================================
Jika kucing tersebut diam dan mau dipegang, pertama-tama periksa bagian luka dengan SEKSAMA...jangan sampai pada saat kita bermaksud membawanya / memindahkannya ke keranjang untuk di bawa ke dokter...malah membuat kucing tambah sakit

Sejinak apapun jika kucing sedang terluka atau sakit, kadang terjadi perubahan temperamen...
Maka itu bujuklah dengan kata-kata lembut, dan usap-usapan biar kucing tersebut tenang, angkat kucing pelan2 dan hati2, sebagai contoh :

angkat bagian tengkuk dengan tangan kanan
sambil memegang bagian kaki dengan tangan kiri

atau

angkat dengan tangan kanan melingkari dada (seperti memeluk)
sambil memegang bagian kaki dengan tangan kiri

kemudian taruh di carrier / keranjang untuk dibawa ke dokter :-)

Cara Menangani Kucing terluka yang Galak (tidak mau bekerjasama)
==========================================
Secara hati-hati jangan sampai membuat kucing tersebut semakin stress atau takut, gigitan dan cakaran pada saat kucing menyerang bisa berakibat fatal, dan hati-hati juga terhadap kucing jinak...KADANG karena sakit kucing jinak bisa berubah menjadi galak...

Perhatikan Tanda-tanda bahasa tubuh kucing yang gelisah / akan menyerang...
badan mengelung (seperti tengkurap tapi memojok)
melihat dengan pupil mata yang melebar
kuping yang menekuk ke belakang
hissing ketika didekati (hissing ==> menyeringai/mengeram)
jika terdapat tanda-tanda tersebut di atas
jangan coba-coba untuk mengambil kucing tersebut dengan ceroboh

Biarkan kucing tersebut sampai agak tenang dengan sendirinya, bersabarlah dan tetap pada posisi jarak aman.
Bujuk dengan kata-kata lembut, dan jangan menatap langsung ke matanya (karena bisa dianggap menantang kucing tersebut), biasanya kucing akan dengan sendirinya tenang dan mudah ditangkap.

JIKA ternyata terpaksa HARUS SEGERA menangkap kucing tersebut, walaupun dalam keadaan galak, tindakan yang bisa dilakukan adalah :

Giring kucing ke tempat terbuka (agar mudah ditangkap)
Gunakan selimut / handuk / jaket yang cukup besar, jatuhkan di atas kucing tersebut
tekan bagian ujung2nya...kemudian buat kucing berguling sehingga kita bisa membungkusnya...
tetap tahan bagian ujung2nya sampai kucing benar2 terbungkus
masukan ke dalam carrier
jika dalam situasi Darurat dan tidak ada carrier/keranjang tetap bungkus kucing cukup keluarkan hanya "bagian kepala"nya saja, biarkan bagian badan dan kaki kucing tersebut tetap terbungkus.

Semoga Tips di atas berguna...

Q-Peduli Kucing
19 May 2010

(didapat dari beberapa buku karangan Eric Allan and Lynda Bonning (title : Every Cat), dan karangan Margareth H. Bohnam (Cats makes Great Pets) serta pengalaman pribadi)

Peduli Kucing © 2010

Tips Persiapan Pra Operasi dan Perawatan Pasca Operasi Steril Kucing

Written By s'sinta on Selasa, 11 Mei 2010 | 22.17



Sterilisasi Kucing...mungkin bagi segelintir orang apalagi pemula dianggap momok yang menakutkan...apalagi perawatan pasca operasinya....bagi orang yang pertama kali mensteril kucingnya bikin binun bin takut...sebenarnya tidak terlalu sulit
tapi tetap kita harus tahu agar bisa bertindak dengan baik dan benar...

Untuk proses sterilisasi-nya mungkin teman-teman bisa bertanya atau konsultasi sedetil mungkin dengan dokter hewan yang akan mengoperasi kucing tersebut atau browsing deh...sebanyak2nya

Peduli Kucing di sini hanya ingin berbagi info Persiapan Pra Operasi dan Perawatan Pasca Operasi Sterilisasi Kucing


PERSIAPAN PRA OPERASI STERIL KUCING
===================================
Untuk kucing betina dan jantan sama saja....

1. Cari klinik yang bagus, serta dokter hewan kompeten yang sudah biasa melakukan tindakan sterilisasi, kalau hal tersebut dianggap mahal, bergabunglah dengan Komunitas cat/animal welfare di kota anda, biasanya mereka mengadakan operasi steril dengan biaya yang terjangkau dan hasilnya pun cukup bagus (karena operasi tetap dilakukan oleh dokter hewan), dan cobalah cari tahu melalui dinas peternakan karena secara berkala pihak mereka biasanya mengadakan sterilisasi murah terutama untuk kucing jenis lokal.
Pilihlah Lokasi tempat steril yang terdekat, agar kucing tidak terlalu lama dalam perjalanan terutama pasca operasi.

2. Pastikan kucing yang akan dioperasi dalam keadaan sehat, tidak terlalu kurus, tidak flu, tidak mencret, tidak demam, tidak hamil (untuk mengurangi resiko pendarahan) dan jika sedang menyusui pastikan kitten2nya sudah cukup besar dan bisa makan sendiri.

3. Puasa kan kucing minimal 5 - 7 jam sebelum waktu operasi (hal ini untuk menghindari kucing muntah pada saat dibius - baik dengan teknik bius inhalasi ataupun suntikan bius), hanya puasa makan, jadi tetap berikan kucing minum.

misalnya sebagai contoh :
jika jadwal operasi pagi
puasakan kucing pada saat malam hari atau berikan dengan porsi makan yang lebih sedikit biasanya lebih baik diberikan wet food kitten (gunanya agar makanan lebih mudah terserap dan tercerna), hindari pemberian dry food atau nasi.

jika jadwal operasi siang
berarti puasakan kucing pada saat makan pagi,
intinya cukup puasakan kucing dalam satu periode jadwal makan mereka.

4. Persiapan di rumah
- sediakan kandang untuk perawatan pasca operasi (jangan melepas kucing keluar sampai mereka sembuh minimal 1 hari untuk kucing jantan, 4 hari untuk kucing betina

- siapkan wet food untuk dikonsumsi selama perawatan pasca operasi, karena dengan memakan wet food pup kucing akan lebih lunak, dan kucing tidak perlu terlalu ngeden untuk eek, serta bau wet food lebih menggoda membuat kucing lebih nafsu makan guna mempercepat pemulihan.

- siapkan antibiotik tambahan biasanya yang berbentuk cair / tablet, terutama untuk kucing betina (konsultasikan kepada dokter anda tentang dosis dan antibiotik yang cocok untuk kucing sebelum kucing dioperasi).

- siapkan P3K seperti perban / plester cadangan, jika ternyata sebelum sembuh plester operasi pada kucing betina terlepas, dan salep luka seperti betadine, peru balsam dll.

- tempelkan NO TELEPON DOKTER HEWAN / KLINIK / Komunitas Kucing di tempat yang mudah di cari, hanya untuk sekedar jaga-jaga.


PERSIAPAN MEMBAWA KUCING KE TEMPAT OPERASI
==========================================

1. Bawa Kucing dengan menggunakan keranjang.
2. Siapkan koran sebagai alas keranjang, terutama jika tindakan pembiusan dengan dengan suntik biasanya kucing akan muntah dan pasca operasi jika pembiusan mulai ternetralisir kucing akan pipis.
3. Bawa kucing ke tempat operasi dengan cara yang nyaman, disayang-sayang diberikan perhatian lebih agar kucing tidak stress, dan jangan sampai kucing menjadi kepanasan selama perjalanan ke tempat operasi.


PERAWATAN PASCA OPERASI
=======================
Akan lebih mudah jika setelah operasi kucing dirawat inap, tapi biaya cukup mahal hehehe

Perawatan Pasca Operasi Kucing Jantan
-------------------------------------
Lebih mudah, setelah kucing dibawa pulang ke rumah cukup di kandangi
kemudian biarkan sampai pengaruh obat bius habis, biasanya setelah itu mereka langsung mau makan, berikan wet food.
tanyakan pada klinik / dokter yang mengoperasi apakah ada tambahan obat
setelah pasca operasi - sebagian dokter memberikan tambahan obat, tapi ada juga yang tidak.
Kandangi kucing selama 1-2 hari, jika luka operasi terlihat masih basah oleskan salep luka (biasanya luka cepat kering tanpa harus diberi obat olesan lagi)

Perawatan Pasca Operasi Kucing Betina
-------------------------------------
Beberapa dokter memberikan resep tambahan oral antibiotik yang harus diminum dengan dosis dan periode tertentu (tanya dengan dokter yang mengoperasi)

pemberian obat bisa berupa syrup / tablet
gunakan spuit (bekas suntikan) jika syrup / tablet dihancurkan dengan campuran air
atau potongan tablet kecil disembunyikan ke dalam wet food.

Kandangi Kucing, jangan keluarkan sampai minimal 4 hari
berikan makanan wet food agar lebih nafsu makan dan pup-nya juga tidak terlalu keras, jadi kucing tidak perlu ngeden untuk pup.

Biarkan Plester dan Perban sampai kurang lebih 5 hari
jika terlepas kurang dari 5 hari perhatikan luka apakah luka masih basah atau kering, jika masih basah bersihkan luka dengan revanol/cairan infus dan beri salep antibiotik yang mengandung gentamicin 0.1 % kemudian perban ulang , jika luka sudah kering cukup biarkan berikan betadine/salep antiseptik "akan tetapi" perhatikan jangan sampai luka kotor atau infeksi.

Plester dan Perban biasa terlepas sendiri karena dijilat2 oleh kucing
jika belum terlepas setelah lewat dari 5 hari, tetesi pinggir2 plester dengan minyak sayur sedikit...(jangan di tempat luka), kucing secara otomatis akan
menjilatnya...minyak sayur bisa membantu melepaskan lem plester

Luka akan kering dan benar2 sembuh total sekitar 2 minggu

Cukup segitu dulu yahh...jika ada yang mau menambahkan...silahkan...:-)
semoga bermanfaat

Q-Peduli Kucing
12 May 2010

Peduli Kucing © 2010

JAMUR JAMUR DAN JAMUR....hhh....bikin bete kalo kucing jadi jamuran...

Written By s'sinta on Rabu, 05 Mei 2010 | 08.02

Ring worm...jamur...hufff....
ribet deh kalo udah kucing kita kena....
apalagi kalau kucing long hair..........gyahhhhhhhhhh....semakin ribet

dan ini menular...baik ke kucing lain...
tapi termasuk juga penyakit zoonosis....alias bisa nuler ke manusia....

gejala jamur biasa timbul dua sampai empat minggu setelah terinfeksi
dan biasanya langsung terlihat...seperti bulatan kecil, bulu-bulu yang rontok dan patah,
serbuk2 seperti ketombe...
penularannya jika kekebalan tubuh kucing tersebut sedang menurun

Jamur menyerang kulit dan bulu, menginfeksi sampai kedalam folikel bulu

Gejalanya kucing sering menggaruk badan yang terkena jamur dan terkadang sering
menjilat-jilanya...

Jika kucing anda jamuran segera lah bawa ke dokter, dan lakukan pembersihan seluruh
rumah anda terutama tempat-tempat lembab
dan jika anda memiliki kucing lain di dalam rumah...
karantina kucing yang terkena jamur agar tidak menular...

Tindakan Dokter
==========
Jika kucing anda terdiagnosa terkena ring worm, beberapa dokter menggunakan
alat Ultraviolet Light (yang biasa di sebut Wood Lamp) pada area yang diduga
terkena jamur dan sekitarnya dengan cahaya flouresce, kemudian mengambil sample
rambut dan kulit yang terdeteksi jamur untuk memeriksanya di laboratorium, untuk
memastikan apakah selain jamur ada penyakit kulit lain yang terinfeksi.
Akan tetapi beberapa vet sudah yakin bisa langsung mendeteksi jamur dan melakukan
pengobatan jamur tanpa harus melalui tindakan di atas.

Treatment
======
Biasanya jika kondisi jamur parah dokter hewan akan memberikan resep obat oral,
selain obat oles/tetes jamur
kemudian memberikan rekomendasi makanan/vitamin khusus untuk bulu dan daya tahan tubuh
dan MANDIKAN KUCING...dengan shamphoo...khusus untuk JAMUR...
bukan MEDICATED SHAMPHOO...sampai kucing benar-benar tuntas dari jamur
karena medicated shamphoo hanya bisa dipakai sebagai pencegahan atau penyakit kulit ringan

tapi untuk mengobati jamur pakailah shamphoo khusus JAMUR...
dan MANDIKAN...sampai benar2 kering...jangan sampai ada lembab...
sebaiknya mandikan sendiri di rumah...
karena akan lebih bersih dibanding memandikannya di salon-salon hewan

kemudian lakukan pembersihan di seluruh rumah anda, seperti lokasi tempat tidur kucing
lokasi areal bermainnya, dan semua peralatan mandi kucing tersebut
karena SPORA JAMUR bisa tetap aktif selama 6 bulan jika tidak dimusnahkan secara total
jaga kebersihan setiap habis memegang kucing anda
apalagi jika kucing anda lebih dari satu...

Kucing yang imunitasnya baik, tidak akan mudah terkena jamur
jemur kucing-kucing anda di pagi hari secara periodik
jangan biarkan mereka bermain di tempat lembab

Jaga kebersihan dan bersabar lah...karena memang jamur dapat terinfeksi secara mengulang
jika ada yang mau menambahkan silahkan...:-)

Q-Peduli Kucing
30 April 2010
(berdasarkan pengalaman pribadi dan buku The Complete Guide to Cat Care, Behaviour and Health -
Eric Allan and Lynda Bonning)

Peduli Kucing © 2010

Pemeriksaan Kesehatan Rutin Kucing di Rumah

Sebagai Pemilik Kucing...kita WAJIB dan HARUS melakukan pemeriksaan rutin kesehatan kucing kita di rumah kita sendiri, minimal satu minggu sekali dan sediakan waktu luang untuk itu....

Karena kadang sebagai pemilik kucing kita tidak sadar bahwa kucing kita kurang sehat, mengingat kucing adalah hewan yang suka menyembunyikan rasa sakit....sekalinya "sudah parah" baru ketahuan....
dan menyebabkan pengobatan pun jadi sulit dan memerlukan biaya yang mahal...hiks
sekaligus kucingnya kita juga jadi menderita...

Untuk itu SEDIAKAN WAKTU anda...MINIMAL seminggu sekali...l

dan yang harus di check adalah :

1. Periksa seluruh tubuh kucing, timbang berat badannya apakah semakin kurus atau semakin
gemuk (dengan cara meraba tulang punggungnya juga bisa, karena jika kucing tersebut
kurus...tulang punggungnya bisa kita raba), karena berat badan yang naik turun secara dratis
bisa merupakan suatu gejala penyakit, kemudian periksa apakah ada luka ada benjolan
yang tidak biasa, jika ada benjolan apakah kucing merasa sakit atau marah ketika kita
pegang periksalah secara menyeluruh...kiri dan kanan bagian tubuh...apakah suhu badannya
normal ? atau tidak ? jika ditemukan suatu keganjilan segera konsultasi ke dokter hewan.

2. Kulit dan Bulu, ini adalah bagian terpenting dari kucing...jika kulitnya rusak atau bulunya
jelek otomatis kucing tidak akan terlihat cantik dan sehat, periksa bagian kulit apakah ada
tanda-tanda jamur, kutu, dan kulit tidak boleh terlihat kering dan bersisik, dan
ada pitak-pitak kecil, periksa secara seksama jika ditemukan gejala jamur/kutu segera
obati dengan pengobatan yang tepat konsultasikan dengan dokter hewan.

3. Kaki, periksa bagian kaki apakah ada benjolan atau luka, liat bagian paw dan kukunya
ada luka/apakah bersih atau tidak...karena terkadang di sela-sela jari kucing sering
tidak bersih...kemudian perhatian cara melompat / berjalan kucing tersebut,
apakah ada kesan limbung atau sedikit pincang.

4. Ekor, periksa juga bagian ekor...(biasanya untuk kucing long hair...pada saat birahi
ekornya jadi lebih berminyak), tekstur dan bulu ekor juga harus terlihat sehat.

5. Mata, mata kucing yang sehat harus jernih dan bersih tidak memerah, berair atau berbelek

6. Hidung, hidung juga harus terasa dingin dan lembab, jika terasa panas dan kering bisa
karena akibat demam.

7. Kuping, kuping harus bersih dari kotoran dan tidak berbau.

8. Mulut, gigi kucing harus bersih dan putih, tanpa ada plak dan baunya tidak busuk,
check apakah gusinya berwarna pink cerah, atau merah atau sedikit pucat....
normalnya berwarna pink cerah

9. Bagian Kelamin dan Dubur harus selalu bersih.

kalau ada yang kurang...silahkan sekiranya menambahkan...:-)

Q-Peduli Kucing (berdasarkan pengalaman pribadi dan berbagai sumber)
30 April 2010
Peduli Kucing © 2010

Persiapan Awal Memelihara Kucing dan Perawatan Dasar Memeliharanya

Apakah anda sudah SIAP memelihara kucing, SIAP bertanggung jawab ???
dengan bersedia berkomitmen memelihara dan merawat kucing "sampai akhir hayat" mereka,
karena usia kucing cukuplah lama jika terawat dengan baik usia mereka bisa mencapai 20 tahun
minimal usia kucing 10 tahun.

Yuk….mari kita belajar menjadi…PEMILIK KUCING YANG BERTANGGUNG JAWAB.

Pada saat ingin memelihara seekor kucing pastikan seluruh anggota keluarga menyetujui dan menerimanya menjadi BAGIAN dari keluarga, bukan hanya sekedar binatang perliharaan.
kebayangkan gimana susahnya jika...salah satu saja anggota keluarga tidak bisa menerima
akhirnya jadi masalah...deh...

PERSIAPAN AWAL MEMELIHARA KUCING :

1. Pastikan seluruh anggota keluarga menerima kucing tersebut, dan semua berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk memeliharanya. Termasuk di dalamnya kesiapan secara financial karena tidak ada kucing yang gratis, semua memerlukan biaya perawatan.

Dan JANGAN BERIKAN KUCING SEBAGAI HADIAH untuk ANAK2 DI BAWAH UMUR...
(kecuali ADA PENGAWASAN Intensif dari orang dewasa yang bisa bertanggung jawab)

2. Sediakan tempat tidur (tempat tinggal yang nyaman) agar kucing tidak kepanasan dan kedinginan.

3. Makanan dan Minuman (sebaiknya berikan makanan khusus kucing karena gizi yang tercakup di dalamnya sudah seimbang untuk kebutuhan nutrisi kucing)

4. Perlengkapan seperti wadah untuk makanan dan minuman, kandang, tempat BAB atau Litter Box berikut pasir, serta carrier (kandang jinjing) untuk membawa mereka ke dokter hewan jika sakit, dan jangan lupa menyediakan alat bermain karena kucing sangat senang diajak bermain, sarana bermain adalah bentuk perhatian pemilik kepada kucing, sekaligus membahagiakan kedua belah pihak, si pemilik dan kucingnya.

5. Cari informasi Dokter Hewan dan Klinik terdekat dari rumah untuk persiapan jika suatu saat kucing tersebut sakit.

6. Informasi lokasi Pet Shop sebagai persiapan untuk pembelian perlengkapan pemeliharaan kucing.

PERAWATAN DASAR MEMELIHARA KUCING :

1. Tempat tinggal yang layak, TIDAK BOLEH mengurung kucing peliharaan anda dalam kandang secara terus menerus, karena mereka juga butuh sosialisasi, dan biarpun kucing dipiara secara outdoor sediakan tempat berlindung dari panas dan dinginnya cuaca, lebih disarankan untuk memelihara kucing secara INDOOR, karena secara otomatis kucing akan lebih sehat dan tidak mudah tertular penyakit dari kucing-kucing lain, biasanya dari kucing liar.

2. Makanan dan Minuman yang layak, biasakan dengan makanan khusus untuk kucing, sekaligus dapat melatih mereka untuk tidak mengganggu pada saat kita atau anggota keluarga lain bahkan tamu ketika sedang makan, jangan biarkan kucing anda kelaparan sampai harus mencari-cari makanan di tempat sampah.

3. Kasih Sayang dan perhatian, berkata-kata lembut dan usapan yang menunjukan bahkan kita sayang kepada mereka, ajaklah bermain, selain menghibur pemilik, kucing juga ikut bahagia.

4. Kesehatan dan Kebersihan, perhatikan kondisi kucing terutama bulu dan kulit jangan sampai diserang kutu dan jamur, karena merupakan penyakit utama kucing, jika kurangnya kebersihan....
lokasi tempat tidur mereka dan tempat mereka buang kotoran harus diperhatikan karena bisa mempengaruhi kesehatan pemilik kucing juga.
Bawalah segera kucing ke Dokter Hewan jika kucing anda sakit. Mandikan secara rutin, potong kukunya, untuk kucing berbulu pendek untuk jadwal mandi lebih jarang, sedangkan kucing berbulu panjang ada perawatan khusus bulu seperti sisir khusus dan mandi paling tidak 2 minggu sekali.
kemudian siapkan obat-obatan standar obat cacing, obat kutu dan jamur dan vitamin tamban
untuk kucing.

Rawat bulu kucing sesuai dengan jenis rasnya....jika memang ras yang berbulu panjang...cari tahulah cara perawatan terbaik untuk jenis yang berbulu panjang.

5. Vaksinasi, vaksinasi rutin berkala dapat meningkatkan daya tahan tubuh kucing, jadi kucing tidak mudah terserang penyakit berbahaya.
karena biaya pengobatannya jauh lebih mahal dari biaya vaksinasi itu sendiri.
Hubungi Dokter Hewan anda untuk proses dan jadwal vaksinasi.

6. Sterilisasi Kucing anda pada Dokter Hewan jika sudah cukup umur, selain membuat kucing anda lebih sehat, anda sekaligus sudah membantu pengontrolan populasi kucing liar tidak berarah.

Karena ASAL MUASAL KUCING LIAR adalah
KUCING RUMAHAN yang dipiara secara ceroboh kemudian dibuang oleh pemilik yang tidak bertanggung jawab, yang biasanya dibuang dalam keadaan hamil, atau bahkan masih berupa kucing-kucing kecil, dengan sterilisasi kita bisa membantu mengatur populasi kucing-kucing liar yang sudah tidak terkontrol.

Tanyakan proses sterilisasi secara details kepada Dokter Hewan anda, dari proses sterilsasi hingga perawatan pasca operasi, tapi sekarang tekhnologi kedokteran hewan sudah berkembang pesat sehingga tindakan sterilisasi menjadi aman dan sekaligus penyembuhannya lebih baik dan cepat.

(artikel ini berdasarkan pengalaman pribadi dan berbagai sumber)
Q - Peduli Kucing 11 April 2010

Peduli Kucing © 2010

PERTOLONGAN PERTAMA...JIKA TERIMA "PAKET" KITTEN....atau RESCUE BAYI KUCING....

Buat Teman-teman Peduli Kucing....

yang rata-rata di rumahnya banyak kucing...atau baru memelihara kucing
yang pernah atau jangan-jangan sering mengalami hal ini...

DAPET PAKET KITTEN...dari ORANG YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB....hhhhhhhh
yang buang kucing...sembarangan.... :(

===

Aku Sharing P3K -nya yah...(bagi teman-teman yang berminat menambahkan juga silahkan)

Kitten rata-rata Lahir dengan berat badan sekitar 100 gram, setiap hari ada peningkatan 3-10 gram

=====

1. BERSIHKAN DAN HANGATKAN KITTEN
Bersihkan kitten dengan washlap hangat dan keringkan dengan hair dyer, taruh ditempat yang hangat

Buat Kandang P3K Hangat
bisa pakai keranjang kucing / RIO atau kardus...juga boleh
diberi alas koran dan handuk...(sebisa mungkin jangan ditempat terbuka yang banyak kena angin)

berikan tambahan lampu (15 - 25 watt) akan lebih baik dengan lampu belajar...kitten akan secara otomatis mendekati lampu jika merasa kedinginan / dan akan menjauhin lampu jika sudah cukup hangat
JANGAN BIARKAN KITTEN KEDINGINAN (SUHU TUBUH KITTEN NORMAL 38-39 DERAJAT CELCIUS)
atau berikan...botol-botol YANG IISI AIR HANGAT...dibungkus handuk...
taruh di dalam kandang / kardus..(cuma kalo untuk botol secara periodik jika sudah tidak hangat diganti dengan yang hangat...)

karena jika kitten kedinginan menyebabkan aliran darah tidak lancar, darah yang tidak lancar bisa berakibat FATAL menyebabkan kematian sel-sel tubuh kucing, sehingga nutrisi tidak bisa tercerna dengan baik, bisa menyebabkan kekurangan cairan dan kematian.

=====

2. SUSU DAN ASUPAN MAKANAN TAMBAHAN
Jika punya teman yang kucingnya melahirkan mungkin lebih mudah....dengan meminta bantuan induk susuan...(karena biasanya induk kucing yang sedang menyusui /baru melahirkan mau menerima tambahan bayi...agar menyerupai bau induk...biasanya terlebih dahulu gosokan badan kitten temuan kepada kelamin induk kucing...untuk memberikan bau yang sama seperti anak2 yang lain)

jika tidak ada induk susuan yang bisa membantu maka kita harus menyapih sendiri...
dengan memberikan susu khusus untuk kucing atau susu bayi manusia YANG NON LAKTOSA....

Kenapa kucing tidak bisa meminum susu yang mengandung laktosa (yang biasa terdapat pada susu untuk manusia) seorang teman dulu pernah mengirim aku link ini (tks mbak dee)...

http://www.catsofaustralia.com/kitten_drink_milk.htm

karena sebagian besar kucing tidak tolerance terhadap laktosa karena enzim lactase kucing yang kurang...laktosa bisa menyebabkan kitten mencret dan akibatnya dehidrasi berat...

Selalu Berikan Susu dalam keadaan hangat dan susu yang baru (maksimal 8 jam - jangan di pakai lagi), batas kehangatan susu minimal seukuran dengan suhu tubuh kitten
jangan diberikan susu dingin...maka tubuh kitten ikut dingin dan secara natural pencernaan mengikuti kondisi suhu tubuh kitten menyebabkan kitten masuk angin dan mencret.

berikan susu dengan spuit atau botol susu kucing, hati2 jangan sampai kembung

Kitten menjadi kembung karena cara menyusui dia bukan karena kebanyakan minum susu
maklum lah (botol susu/spuit/spet dan payudara induknya kan jauh berbeda)

karena gas yang terjebak dalam usus dan tidak bisa keluar
dalam usus ada bakteri yg mencerna semua makanan yg masuk....
terkadang sewaktu minum ada udara yg ikut masuk ke dalam perut...
dibantu dgn bakteri, membuat produksi gas makin banyak
membuat gas tertahan dalam usus...enzim kurang aktif untuk mengolahnya (karena kurang hangat)
dan itu akan terbentuk terus....itu akan menyiksa banget....nafsu makan awalnya tidak terganggu, karena lambung tetep kosong yg bikin mereka laper, tapi ususnya yg mampet...hiks

itulah akibat dari...
suhu yg kurang hangat dan kurangnya rangsangan jilatan dari induk (supaya sendawa kalo di bayi org)
SEBAGAI PENGGANTINYA :

usap2 perut kucing sebelum dan sesudah diberi susu...
dengan handuk hangat (handuknya yang sudah disterika)
usap dari perut ke bagian dubur...tepuk2 lembut
lakukan juga biar mereka bisa pipis/eek...

HARUS SABAR...dalam memberi susu kepada kucing...per 2 atau 3 jam sekali...bertahap sedikit sedikit
tapi sering...
jangan sampai kucing nangis (mengeong-ngeong keras)
sebagaimana halnya bayi manusia...
kitten mengeong...KARENA LAPAR, DINGIN, DAN TIDAK NYAMAN... :-)

kucing lepas udelnya sekitar umur 3 hari,
membuka mata 14 hari...
minggu ke 3 saat gigi mulai tumbuh,
disaat itu mereka mulai belajar makan....awalnya kasih yg lembek dulu, saya biasa pake makanan kitten basah buat ajarin mreka makan....

pup ada darah itu bisa krn cacingan ato infeksi....
kalo ternyata darahnya terlalu banyak banget...bisa mati karena keabisan darah.....

pup kitten rata-rata lembek...untunglah....karena mereka blum bisa ngeden dengan baik....
lagi pula rata-rata susu kalengan memang kadar airnya tinggi banding dry food...
biasanya ketika sudah makan dry food pup akan mulai menjadi keras.

PADA DASARNYA mereka lebih utamakan perhatian dan kasih sayang kok......

====

Dirangkum dari hasil percakapan dengan drh. Rini Kumala dan berdasarkan pengalaman pribadi

Q-Peduli Kucing
26 April 2010
Peduli Kucing © 2010

Bagaimana cara memberi makan kucing feral yang baik....

Hi...
mungkin kalian sudah sering memberi makan kucing di jalanan....
bahkan bagi sebagian teman-teman mungkin sudah menjadi rutinitas...

hanya sekedar mengingatkan karena terkadang kita lupa....
walaupun memberi makan kucing di jalanan adalah hal yang baik...
tapi terkadang ada...hal-hal kecil yang mungkin terlupakan...

1. Lokasi pemberian makanan
pisahkan lokasi pemberikan makanan kucing yang kecil dan yang besar...
yang jantan dan betina dewasa...biar tidak jadi pertengkaran dan perebutan makanan
taruh tempat makanan di tempat yang tidak dilalui banyak orang lalu lalang...
atau banyak kendaraan yang lalu lalang...

2.Banyaknya makanan
selalu menyiapkan kelebihan makanan...karena terkadang "lebih baik" lebih dari pada kurang...
biasanya kucing yang sering diberi makanan tahu jam2 tertentu...
kapan kita biasa memberi makan mereka....dan mereka selalu tepat waktu loh... :-)
berikan makanan yang cukup.....dan porsi yang tepat...

3. Kebersihan
setelah kita memberikan makanan...
biasanya kita menggunakan wadah makanan yang sekali buang
seperti kertas bekas brosur dan lain-lain...jangan meninggalkan wadah-wadah tersebut
buang lah ke tempat sampah...jadi biar tidak dikomplain warga sekitar....
dianggap menyampah....hihihi

4.Edukasi terselubung
biar orang ikut peduli pada kucing-kucing tersebut...berikan pengertian mengapa kita melakukan hal ini
dengan cara yang sabar dan baik, karena tidak semua orang bisa menerima kegiatan ini...

5.Memberi makan kucing dewasa / kucing yang benar-benar liar
biarkan mereka dengan sikap seperti itu...karena biasanya karena kejadian traumatik
yang pernah dialami mereka, yang penting kita tetap memberi mereka makan
sudah cukup...khawatir jika mereka tergantung atau manja terhadap kita
jika bertemu dengan orang yang tidak suka kucing...mereka akan dianiaya...

6.Perhatikan kesehatan mereka
jika terlihat ada yang sakit, bawalah ke dokter hewan.

7.Perhatikan jika kondisi mereka sudah dewasa, dan memungkinkan untuk di sterilisasi
Minta tolong kepada dokter hewan dan komunitas kucing / animal rescue, untuk bisa
membantu mensterilisasi mereka dengan harga yang terjangkau dan tindakan sterilisasi yang
aman.

udahhhhhhhh....cukup segini dulu...
kalo ada mau nambahin...silahkannnnnnnn....di share juga boleh...

Q-peduli kucing 16 April 2010
copyrighted article only - Peduli Kucing © 2010
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Perawatan Kucing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger