Latest Post

Tampilkan postingan dengan label tingkah laku kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tingkah laku kucing. Tampilkan semua postingan

Arti dari Gerak-Gerik Kucing

Written By s'sinta on Kamis, 05 April 2012 | 21.05



Walau nggak seramah anjing, tapi kita tetep bisa, ‘bercakap-cakap’sama si Meong peliharaan kita.
  
Senang 
Ternyata ada tiga gerakan yang menandakankalau kucing kita lagi senang :
a.      Kalau kucing kita mengambil  posisi berdiri berarti dia lagi senang danpercaya diri
b.     Sedangkan kalau dia berbaring menyamping atautelentang, itu artinya dia lagi senang dan nggak mau diganggu. Kalau kitamencoba mengelusnya bisa-bisa dia akan mencakar kita.
c.      Posisi terakhir adalah saat kucing kita lagi ‘mandi’.Kucing nggak akan membersihkan dirinya kalau dia lagi nggak merasa nyaman danaman.

Takut 
Saat kucing merasa takut, dia akan berusahamembuat dirinya mengecil dengan bergelung menyerupai gumpalan bola. Jadi, kalaukucing kita mulai bergelung dan menempelkan ekornya kedekat badannya, bukanberarti dia lagi kedinginan.

Marah 
Kalau tiba-tiba kita melihat kuping kucingberdiri tegang, punggungnya menegang dan ekornya bergerak-gerak dengan cepat,berhati-hati, itu tandanya kucing kita lagi marah. Dan kalau dia mengangkat danmemamerkan salah satu cakarnya, kita harus siaga, karena kucing itu sudah siapmenyerang.
 
Nyaman
Kalau kucing mulai mengerjap-ngerjapkanmatanya dan mengeram pelan, dengan mata setengah terbuka, itu artinya dia lagisantai. Biasanya dia akan menggesek-gesekan badannya ke kaki kita bila ingindimanja.

Tanda Kecil PenuhArti
Ada juga gerakan-gerakan kecil milik si meong yang punyaarti tertentu
  1.  Menjilat-jilat bibir : kucing kita lagi nggaknyaman.
  2. Ekornya tergantung lemah di antara kaki : kucingkita lagi nggak enak badan atau nggak bahagia.
  3. Menatapi kita dengan lama : kucing kita merasadicuekkin.
  _____sincerely_____

Bahasa Kucing

Written By s'sinta on Sabtu, 24 Maret 2012 | 20.40



Seperti kita, anak kucing mempunyai bahasa tubuh sendiri untuk menunjukkan kepada sekelilingnya bagaimana perasaan mereka.
Ini beberapa contoh bagaimana Anda dapat menebak suasana hati anak kucing Anda.
  • Mendongakkan dan menggerakkan kepalanya ke belakang -- seseorang mendatanginya terlalu dekat.
  • Setengah matanya tertutup dan memutar sedikit telinganya ke samping -- anak kucing Anda sedang merasa nyaman dengan dirinya
  • Mengarahkan telinganya, memutarnya ke belakang, dan mengecilkan pupil matanya -- ini adalah peringatan. Anak kucing Anda sedang marah, jadi tinggalkan dia sejenak.
  • Pupil matanya membesar meskipun di cahaya terang -- anak kucing Anda terkejut.
  • Mengarahkan telinganya, dan membuka matanya lebar-lebar -- anak kucing Anda ingin bermain!
  • Mencondongkan telinganya ke belakang, menutup matanya dan sedikit menengok -- sedang mengajak berdamai. Anak kucing Anda memberitahu Anda bahwa dia tidak akan membahayakan Anda dan berharap dia mendapat perlakuan yang sama.
Tanda "bau-bauan" bagi anak kucing Anda

Anak kucing benar-benar merupakan binatang yang tergantung daerah yang didiaminya dan menggunakan tanda-tanda aromatik yang disebut pheromones untuk membantu membangun dan memelihara "milik" mereka.
Bau-bauan ini merupakan "tanda" yang penting untuk berkomunikasi dengan kucing lain dan dipancarkan oleh sejumlah kelenjar di sekujur tubuh anak kucing.
Anak kucing menikmati sentuhan tubuh untuk ketentraman dan kasih sayang. Jadi menggosokkan pipinya ke Anda menunjukkan tidak hanya berarti mengambil atau meninggalkan tanda bau-bauan, tetapi juga berarti membuat hubungan berdasarkan kontak fisik.

from : kucing persia 

_____sincerely_____
 

Kucing juga Bermimpi

Written By s'sinta on Minggu, 15 Januari 2012 | 00.30

Perhatikan kucing Anda saat sedang tidur. Sesekali matanya tampak kedutan dan cakarnya bergerak-gerak, seolah-olah hewan tersebut sedang berlari mengejar sesuatu. Ada juga kucing yang sedang tidur, tiba-tiba mengeong keras seolah-olah sedang marah. Mungkin sedang mimpi buruk dikejar-kejar anjing.

Dr. Matthew Wilson dan Kenway Louie dari Massachusetts Institute of Technology melakukan penelitian menggunakan empat tikus. Mereka menanam elektroda mikro ke hipokampus, bagian otak yang berhubungan dengan proses memori, keempat tikus itu. Lalu mereka mengamati pola-pola gelombang otak yang dihasilkan oleh neuron atau jaringan syaraf yang dipasangi elektroda.


Pola gelombang otak tikus yang sedang bermimpi berlarian kesana kemari ternyata sama dengan pola otak tikus yang benar-benar sedang belari. Bahkan, hanya dengan mengamati pola-pola itu, para ilmuwan bisa mengetahui apakah si tikus sedang bermimpi berlari-lari atau sedang duduk-duduk.

Lalu mengapa binatang bermimpi ? mungkin untuk mengenang dan mempelajari pengalaman-pengalaman hidupnya.

Jadi, marilah kita jadikan hidup kucing kesayangan kita penuh kebahagiaan dan kasih sayang, bebas dari rasa lapar, kehausan dan rasa takut. Sehingga mereka selalu bermimpi indah pada saat tidur.


from : kucing.biz 


_____sincerely_____

Spraying : Perilaku Abnormal pada Kucing

Spraying sering diartikan sebagai kebiasan abnormal kucing untuk memberi tanda daerah kekuasaannya dengan cara menyemprotkan sedikit urin/air kencing. Normalnya pada saat kencing, kucing akan sedikit jongkok. Sedangkan pada saat spraying, kucing tetap dalam keadaan berdiri.

Objek sasaran spraying biasanya berupa benda-benda vertikal seperti dinding, gorden, kursi, sofa, pintu, dll. Bila air kencing menggenang dalam jumlah besar di lantai, kemungkinan besar bukan spraying, tetapi semata-mata "kecelakaan".

Spraying berhubungan dengan insting/perilaku seksual

. Baik kucing betina maupun jantan biasanya akan mulai menunjukan perilaku ini sekitar umur 7 bulan, pada saat mulai terjadi kematangan organ-organ reproduksi.

Spraying juga berhubungan dengan perilaku kegelisahan (anxiety) kucing. Hal ini bisa terjadi, misalkan kucing baru pindah rumah, atau adanya anggota keluarga baru (anak kecil/bayi baru dalam keluarga) atau ada hewan peliharaan baru.

Pada dasarnya segala sesuatu yang baru dapat menyebabkan kucing gelisah. Pada beberapa kucing kegelisahan ini menimbulkan perilaku spraying.

Yang perlu dilakukan bila kucing menunjukkan perilaku spraying.
Bila tertangkap basah sedang spraying, segera marahi dengan teriakan/intonasi tinggi. Namun jangan marahi bila tidak tertangkap basah, sebab kucing tidak akan mengerti bila kita memarahi perilaku spraying yang telah ia lakukan sekitar 5 menit atau beberapa jam sebelumnya.

Kucing biasanya akan kembali ke lokasi yang sama untuk kembali menandai daerah tersebut. Jadi, sebisa mungkin hilangkan bau kencing di daerah spraying. Jangan gunakan bahan pembersih yang mengandung amonia (amonia akan memancing kucing kembali ke daerah tersebut). Larutan pemutih/chlorin dapat digunakan untuk menghilangkan bau.

Berbagai produk berupa spray untuk menghalangi/mengurangi kebiasaan spraying kucing juga tersedia di petshop-petshop.

Pemberian obat-obatan tertentu berupa hormon juga dapat menghilangkan atau mengurangi masalah spraying ini. Konsultasikan masalah ini dengan dokter hewan. 



from : kucing.biz

_____sincerely_____

Rahasia Kucing Minum

Written By s'sinta on Minggu, 01 Januari 2012 | 17.02

Pernahkah kamu memperhatikan cara kucing minum?
Yup! Dengan menggunakan lidahnya. Gerakan lidah kucing ketika “mengambil” air atau susu sangat cepat sehingga tak dapat diikuti oleh pandangan manusia, akan tetapi di saat yang bersamaan, gerakan itu juga anggun,
Kucing termasuk di antara banyak spesies yang, tak seperti manusia, tak dapat menutup mulut dan menyedot.
Para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Princenton University merekam kegiatan minum kucing ini dengan bantuan video berkecepatan tinggi. Dan hasil yang didapat adalah bahwa kucing rumahan dan kucing liar seperti halnya harimau, menyeimbangkan daya tarik bumi dan kelambanan saat mereka menyedot cairan.
Awalnya, berdasarkan pengamatan seorang insinyur MIT pada tahun 1940 terhadap cara kucing “minum”, para ilmuwan menilai bahwa bahwa ketika kucing memasukkan lidah mereka ke dalam mangkuk cairan, permukaan lidahnya mula-mula menyentuh cairan, lalu ujungnya yang melengkung seperti huruf J membentuk sejenis sendok besar.
Namun setelah mempelajari cara kucing “minum” berdasarkan rekaman video itu, akhirnya para peneliti saat ini memutuskan bahwa tak ada dampak sendok pada lidah kucing, melainkan gerakan lidah yang keluar masuk mulut dengan sangat cepat sehingga tindakan itu membentuk satu lajur cairan.


Departemen Rekayasa Lingkungan Hidup dan Sipil MIT menyatakan bahwa, “Kucing, tak seperti anjing, tak mencemplungkan lidah mereka ke dalam cairan sehingga membentuk seperti sendok”. Malah, ujung lidah kucing yang mulus “nyaris tak menyentuh permukaan cairan sebelum kucing tersebut dengan cepat menarik lidahnya kembali ke dalam mulut”.
Karena kucing tersebut melakukan tindakan itu, satu lajur cairan terbentuk di antara lidah yang bergerak dan permukaan cairan. Kucing kemudian menutup mulutnya, dan menjepit ujung lajur cairan agar dapat menikmati minumannya, sekaligus menjaga supaya dagunya tetap kering.
Lajur cairan itu “diciptakan oleh keseimbangan lembut antara daya tarik bumi, yang menarik cairan kembali ke mangkuk, dan kelambanan, yang di dalam ilmu fisika, merujuk kepada kecenderungan cairan atau benda apa pun, terus bergerak di satu arah kecuali kekuatan lain ikut campur”.
Kucing “secara insting mengetahui cara dengan cepat menyedot dengan tujuan menyeimbangkan kedua daya itu, dan kapan untuk menutup mulutnya. Jika hewan tersebut menunggu sedetik saja, kekuatan daya tarik bumi akan mengambil alih kelambanan sehingga lajur itu terpecah, sehingga cairan tersebut jatuh lagi ke dalam mangkuk, dan lidah kucing itu masuk ke dalam mulutnya dalam keadaan kosong”.
Kucing rata-rata melakukan jilatan empat kali per detik. Masing-masing jilatan membawa sebanyak 0,1 mililiter cairan, kata para peneliti tersebut. Ditambahkannya, kucing yang lebih besar menjilat dengan cara yang lebih lamban.

from  : www.kittykrafty.com

_____sincerely_____

Tanda-tanda Kucing Sakit

Written By s'sinta on Senin, 16 Mei 2011 | 08.06

cutekitten Tanda tanda Kucing yang SakitJika Anda senantiasa memperhatikan penampilan atau rupa dan perilaku kucing Anda, Anda seharusnya dapat pula mendeteksi masalah kesehatan yang dialami kucing Anda sebelum penyakitnya bertambah parah, atau Anda mungkin saja dapat mencegah terjadinya masalah kesehatan yang serius.
Perhatikanlah setiap perubahan perilaku atau selera makan kucing Anda, suhu tubuh yang tinggi, dehidrasi, maupun tubuh kucing Anda yang menggigil. Apabila kucing Anda berubah menjadi pendiam dan kurang lincah, makan lebih sedikit dari jumlah yang biasa, atau secara umum tampak kurang sehat, hal ini dapat mengindikasikan bahwa kucing Anda sedang kurang sehat atau sakit dan sebaiknya Anda membawanya ke dokter hewan untuk diperiksakan kesehatannya.
Perhatikan selalu kebiasaan normal kucing Anda dan juga penampilannya, sehingga Anda akan waspada atau siaga terhadap setiap perubahan yang terjadi – namun ingat bahwa Anda tidak boleh panik. Jika kucing Anda bersin-bersin, hal ini tidak selalu berarti bahwa kucing Anda terkena flu kucing-terutama sekali apabila kucing Anda sudah disuntik. Adapun dalam kasus seperti ini, bersin-bersin itu lebih disebabkan oleh adanya iritasi yang ditimbulkan oleh debu, misalnya.

Di bawah ini adalah daftar beberapa gejala umum yang harus Anda perhatikan. Jika Anda berpikir bahwa kucing Anda sedang sakit, sebaiknya bawalah kucing Anda ke dokter hewan atau hilangkanlah ketegangan Anda jika setelah memeriksakan kesehatannya diketahui bahwa penyakit yang diderita kucing Anda tidak separah yang Anda takutkan.
Telinga
Menggaruk cakar-cakarnya, menggeleng-gelengkan kepala, kehilangan keseimbangan, atau terjadi pembengkakan, merupakan indikasi adanya gangguan atau masalah kesehatan.
Mata
Posisi mata kelihatan menurun, membengkak, menunjukkan adanya iritasi, timbulnya radang, atau timbulnya selaput di atas salah satu mata atau kedua-keduanya, merupakan indikasi adanya gangguan atau masalah kesehatan.eye simba Tanda tanda Kucing yang Sakit
Hidung
Perhatikan dan waspadailah setiap bentuk bersin, bunyi sengauan, tubuh yang tampak lesu pada kucing Anda, maupun segala bentuk perubahan pada rupa hidung kucing Anda, misalnya hidung kucing yang berubah menjadi merah (memerah).
Bulu dan kulit
Periksakan kucing Anda apabila terjadi pembengkakan, mengaruk-garuk cakar atau kuku-kukunya, maupun gejala-gejala perubahan lainnya yang terjadi pada kondisi kulit atau bulu kucing Anda.
Lengan dan otot
Perhatikan dan waspadailah setiap ketimpangan, gerak tubuh yang tidak biasa, maupun postur tubuh yang abnormal dari kucing Anda.
Mulut dan gigi
Perhatikan dan waspadailah air liur yang berlebihan pada kucing Anda, radang, pembengkakan, maupun luka-luka yang tampak jelas lainnya.
Sistem pernafasan
Perhatikan dan waspadailah pernafasan yang tampak tidak wajar, gejala batuk maupun bersin-bersin pada kucing Anda.
Perut dan usus
Gejala muntah-muntah, diare, sembelit atau konstipasi, yang tidak lain merupakan penanda penyakit yang terjadi pada wilayah perut atau abdomen, warna kotoran atau tinja yang abnormal, terdapatnya darah pada muntah atau kotoran kucing Anda, merupakan indikasi terjadinya gangguan atau masalah kesehatan pada kucing Anda.
Saluran urine
Perhatikan dan waspadailah gejala buang air kecil yang berlebihan pada kucing Anda, rasa haus yang abnormal, darah pada urinenya, terhambatnya air seni, rasa sakit, maupun ketidakmampuan untuk buang air kecil, merupakan indikasi terjadinya gangguan atau masalah kesehatan pada kucing Anda.
Alat kelamin
Terhambat atau kurang berfungsinya alat kelamin, terjadinya iritasi, pembersihan yang berlebihan pada area genital, maupun buang air kecil yang terlalu sering, merupakan indikasi terjadinya gangguan atau masalah kesehatan pada kucing Anda.

from : www.kittykrafty.com

_____sincerely_____ 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Perawatan Kucing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger