Home » » Gadut, Kucing Yang Suka Menyusu Pada Seorang Nenek

Gadut, Kucing Yang Suka Menyusu Pada Seorang Nenek

Written By s'sinta on Sabtu, 20 Agustus 2011 | 15.54

Gadut si Kucing Hanya Mau Disusui Sumratun


Jakarta - Aneh bin ajaib, saking sayangnya sama kucing. Seorang ibu menyusui seekor kucing. Bahkan pengakuan sang ibu pemilik kucing tersebut, telah menyusui sejak si kucing masih kecil.

Seekor kucing yang dinamai Gadut oleh pemiliknya ini.bernama di kampung Kongsi, Marunda Cilincing, Jakarta Utara sudah terbiasa menyusui kepada pemiliknya.



Sumratun, nama perempuan ini mengaku kucingnya ini menyusu padanya setiap hari, pagi, siang dan malam. Sumratun yang tinggal di kampung Kongsi, Marunda Cilincing, Jakarta Utara mengaku sudah menganggap Gadut, si kucing gendut ini sebagai anaknya sendiri. Bahkan sang pemilik mengaku kucing ini hanya mau menyusu dengannya. Beberapa kali warga ada yang mencoba memberikan asi kepada kucing ini namun ditolak oleh sang kucing.



"Kalau saya sudah membuka pakaian, langsung si Gadut ini nyosor dan menyusu" ujar Sumratun sambil memperlihatkan.

Sumratun mengaku pertama kali bertemu dengan kucing ini, saat dirinya baru pulang mengaji tiga tahun lalu. Kucing ini tiba-tiba masuk ke rumah dan langsung menuju pangkuannya, dan anehnya kucing ini tiba-tiba masuk ke dalam baju Sumratun dan menghisap asinya.

"Saat itu pulang ngaji, pas saya lagi duduk eh si Gadut langsung masuk baju dan menete. Karena kasihan ya udah saya kasih" cerita Sumratun geli.

Karena telah menyusui si Gadut sejak kecil. Warga sekitar memanggil perempuan berumur lima puluh tahunan ini dengan sebutan ibu Gadut atau nenek kucing.

Sumratun dan keluarga menganggap kucing ini bukan seperti kucing biasa. Selain karena hanya mau menyusu dari asi Sumratun, kucing ini juga pernah terlindas mobil namun tidak mati. Bahkan si kucing ini tidak pernah mencuri makanan pemilik rumah. Itulah mengapa kucing ini diterima secara penuh oleh Sumratun dan Ali, sang suami untuk menjadi bagian dari anggota keluarga mereka.

"Tidurnya ya di atas bantal makannya kita siapkan tiap hari kalau ada rejeki. Kalau tidak ada ya dia sabar saja tidak pernah curi ikan tetangga atau makan tikus," ujarnya.

Kini kucing itu sudah berumur 3 tahun.

Gadut juga takut dimarahi jika berkelahi dengan kucing-kucing lainnya. Gadut yang disusui Sumratun sejak bayi itu juga sering buang angin.



"Gadut takut dimarahi kalau habis berkelahi dengan kucing lain," kata suami Sumratun, Ali, di kediamannya di Kampung Marunda Kongsi, RT 4 RW 7, Jakarta Utara, Rabu (27/7/2011).



Ali menceritakan, Gadut pernah berkelahi dengan kucing lain hingga tubuhnya berlumuran lumpur.

"Badannya penuh lumpur dan saat dipanggil Gadut lari. Gadut baru datang ke rumah besok hari setelah badannya bersih dari lumpur," ujar Ali.



Saat hendak diancam dipukul, kata Ali, Gadut hanya diam dan kepalanya menunduk. "Dia tidak lari tapi kepalanya menunduk seperti menyerahkan nyawanya saja. Gadut tidak pukul karena kasihan juga," ujar Ali.



Tidak hanya itu, lanjut Ali, Gadut tanpa malu-malu sering buang angin di depan orang-orang yang dikenalnya. "Broot ! bunyinya kayak itu dan dia sering kayak begitu, seperti manusia saja," kata Ali. Dalam kesempatan yang sama, Sumratun mengaku sedih apabila kucing kesayangannya jatuh sakit. "Saya menangis karena takut dia meninggal. Dia itu temanin saya dan keluarga ini dalam keadaan lapar hingga ada rejeki," papar Sumratun.









_________________________

I have added cool emoticons to this message.

To see them go to http://x.exps.me?062a3007a6596598892e5d2dd4d770be
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Perawatan Kucing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger